Rabu, 27 April 2016

Jaminan Mutu/ Kualitas

AHLUL SUNNAH WALJAMA’AH
1.      Menegakkan sholat 5 waktu sesuai dengan tuntunan rasul dan berjama’ah.
2.      Jika datang waktu sholat berjama’ah, 80 % siswa melaksanakan sholat berjama’ah dengan tertib.
3.      Senang menjalankan ibadah sunnah.
4.      Menjalankan sholat tahajud (3 hari dalam 1 minggu 80 % siswa melakukan).
5.      Menajalankan sholat dhuha (80 % siswa melaksanakannya).
6.      Tumbuhnya Kesadaran shalat lima waktu adalah kebutuhan.
7.      80 % siswa sadar betul bahwa sholat sangat bermanfaat untuk refresing otak, penghilang stress dan dibuktikan dari monitoring shalat pada buku agenda.
Dalam bermuamalah, meneladani sifat wajib rasul yang siddiq, amanah, tablig, fathonah. Minimal tiga orang ustad/ustadzah menyatakan bahwa siswa tersebut memilki sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah.


AHLI DZIKIR
1.      Semua yang dilihat, dibaca, didengar, dan diperlajari semakin menumbuhkan kecintaannya pada Allah.
2.      80 % Siswa di akhir mata pelajaran, siswa berucap subhanallah ( takjub akan kebesaran Allah ).
3.      Terbiasa dengan tasbih, tahlil, dan tahmid
4.      Setiap hari 80 % siswa bertasbih, bertahmid, dan bertahlil minimal 50 x sehari

BERPRESTASI AKADEMIK

1.      90 % Lulus tes masuk SMAN/MAN / SMA/MA Swasta Favorit.
2.      Menerapkan pembelajaran tuntas, dengan nilai tuntas individu = 8,00 dan rata – rata kelas = 8,60.
3.      Tartil membaca Al - Qur’an.
4.      Munaqoshah paket marhalah kelas 4 ( 90 % lulus munaqosah paket marhalah).
5.      Paket dasar kelas 3 (90 % lulus munaqosah paket dasar).
6.      Hafal juz amma kelas 9 (90 % siswa kelas IX hafal juz amma).
7.      Memiliki 4 keterampilan berbahasa. Ketrampilan bahasa arab, Indonesia, Inggris, rata – rata individu = 80 %, rata – rata kelas 85 %

Potensi / Keunggulan
1.      Ahli dzikir
2.      Matematika cara cepat
3.      Sudah rintisan bilingual
4.      Pembiasaan setiap pagi tiada hari tanpa matematika , sains, dan bahasa inggris dan hafalan surat – surat pendek.
5.      Pembelajaran sudah berbasis IT
6.      Evaluasi sudah berbasis IT online
7.      Tartil al qur’an setiap memulai KBM
8.      Hafal juz amma, tahlil dan yasin
9.      Sholat tahajud siswa dan guru 3 kali dalam seminggu
10.  Sholat dhuha tiap hari
11.  Basis Siswa Teladan
12.  Letak MTsN 2 yang strategis
13.  Media pembelajaran sudah lengkap dan representatif
14.  Sema’an alqur’an 1 tahun sekali dengan mengundang orang yang hafal alqur’an
15.  Istighosah rutin setiap Sabtu Pagi
16.  Guru wajib menghafal vocab bahasa inggris secara intensi
Sebagai pioner penyelenggara olimpiade sains, matematika

TUJUAN


1.      Pada tahun 2011 dilakukan konsolidasi secara menyeluruh untuk penerapan KTSP berkarakter.
2.      Pada tahun 2011 dilakukan evaluasi menyeluruh penerapan kurikulum KTSP berkarakter, agar penerapan kurikulum KTSP berkarakter dapat maksimal.
3.      Pada tahun 2011 ditetapkan tiada hari tanpa, IPA, Bhs. Inggris dan hafalan surat-surat pendek dan surat-surat pilihan.
4.      Pada tahun 2011 terjadi peningkatan kuantitas dan kualitas sikap dan praktik kegiatan serta amaliah keagamaan Islam warga madrasah dari pada sebelumnya.
5.      Pada tahun 2011 ditetapkan bahwa siswa kelas VII harus sudah lulus munaqosah paket marhalah.
6.      Pada tahun 2011 madrasah menyusun kurikulum KTSP+X.
7.      Pada tahun 2011 dilakukan konsolidasi menyeluruh penerapan KTSP+X.
8.      Pada tahun 2011 dilakukan konsolidasi penerapan KTSP+X.
9.      Pada tahun 2012 terjadi peningkatan kepedulian dan kesadaran warga madrasah terhadap keamanan, kebersihan, dan keindahan lingkungan madrasah dari pada sebelumnya.
10.  Pada tahun 2012 terjadi peningkatan kualitas ubudiyah peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan melalui pembiasaan sholat tahajjud, sholat dhuha dan hafalan juz Amma dan surat-surat pilihan.
11.  Pada tahun 2013 dilakukan evaluasi menyeluruh penerapan kurikulum KTSP+X agar dapat maksimal.
12.  Pada tahun 2013 terjadi peningkatan kualitas pada tenaga pendidik melalui pendalaman content materi dan komunikasi dalam bahasa Inggris.
13.  Pada tahun 2013 terjadi peningkatan kualitas peserta didik ICP dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
14.  Pada tahun 2013 madrasah dapat mencapai Madrasah Standart Internasional secara mandiri.
15.  Pada tahun 2013 para siswa yang memiliki minat, bakat dan kemampuan terhadap dibidang non akademik dapat mengikuti lomba dan menjuarai di tingkat nasional.
16.  Pada tahun 2013 madrasah menjalin sistem school dengan sekolah berstandart Internasional baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
17.  Pada tahun 2013 terjadi peningkatan kualitas pada peserta didik khususnya kelas 9 Bilingual dan ICP agar dapat masuk program SBI, SMA Negeri dan MAN dan Pondok Pesantren Modern.
18.  Pada tahun 2013 siswa ICP harus lulus ujian check point primary / CIB (Cambridge International Examination) dengan nilai baik.
19.  Pada tahun 2014 para siswa yang memiliki minat, bakat, dan kemampuan terhadap bahasa Arab dan bahasa Inggris semakin meningkat dari sebelumnya, dan mampu menjadi MC dan berpidato dengan dua bahasa tersebut.
20.  Pada tahun 2014 madrasah menyusun buku pengajaran siswa berstandart Internasional.
21.  Pada tahun 2014 madrasah menjadi center madrasah yang melakukan Rintisan Sekolah berstandart Internasional (RSBI).
22.  Pada tahun 2014 madrasah mempunyai jaringan sekolah-sekolah berstandart Internasional.
23.  Pada tahun 2014 terjadi peningkatan manajemen partisipatif warga madrasah, diterapkannya manajemen pengendalian mutu madrasah, terjadi peningkatan animo siswa baru, dan akreditasi madrasah mendapat nilai “A”.
Pada tahun 2014 madrasah bersertifikat ISO 2008-9001.

visi, misi dan tujuan SMK Birjonais

V I S I
Meluluskan peserta didik yang ahlussunnah waljama’ah, ahli dzikir, dan berprestasi akademik diatas rata-rata standard masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi (negeri/swasta favorit)

M I S I

1. Menjadikan madrasah sebagai madrasah pioner.
2.Menjadikan madrasah sebagai pusatnya syiar Islam khususnya ahlussunnah waljama’ah.

T U J U A N
1.      Melakukan konsolidasi secara menyeluruh untuk penerapan KTSP.
2.      Melakukan evaluasi menyeluruh penerapan kurikulum KTSP, agar penerapan kurikulum KTSP dapat maksimal.
3.      Terjadi peningkatan kualitas pada peserta didik khususnya kelas 9 agar dapat masuk program SBI/MBI, SMA Negeri,dan MAN Unggulan.
4.      Terjadi peningkatan kuantitas dan kualitas sikap dan praktik kegiatan serta amaliah keagamaan Islam warga madrasah dari pada sebelumnya.
5.      Terjadi peningkatan kepedulian dan kesadaran warga madrasah terhadap keamanan, kebersihan, dan keindahan lingkungan madrasah dari pada sebelumnya.
6.      Terjadi peningkatan kualitas ubudiyah peserta didik, tenaga pendidik dan pendidikan melalui pembiasaan sholat tahajjud, sholat dhuha dan hafalan juz ammah dan surat-surat pilihan.
7.      Ditetapkan bahwa semua siswa harus sudah lulus munaqosah paket marhalah.
8.      Ditetapkan tiada hari tanpa matematika, IPA, Bhs. Arab, Bhs. Inggris dan hafalan surat-surat pendek dan surat-surat pilihan.
9.      Para siswa yang memiliki minat, bakat, dan kemampuan terhadap dibidang non akademik dapat mengikuti lomba dan menjuarai di tingkat nasional.
10.  Para siswa yang memiliki minat, bakat, dan kemampuan terdahadap bahasa Arab dan bahasa Inggris semakin meningkat dari sebelumnya, dan mampu menjadi MC dan berpidato dengan dua bahasa tersebut.
11.  Madrasah dapat mencapai standart Madrasah Standart Nasional (MSN).
12.  Melakukan rintisan madrasah berstandart internasional.
Terjadi peningkatan manajemen partisipatif warga madrasah, diterapkannya manajemen pengendalian mutu madrasah, terjadi peningkatan animo siswa baru, dan akreditasi madrasah mendapatkan nilai

Sejarah SMK Birjonais

Nama Madrasah : MTs MIFDA NGRECO
·         NSS : 212350605021
·         Telp : (0354) 478875
·         E-mail : mtsmifda@yahoo.co.id
·         Tahun Berdiri : 1980
·         Status : Terakreditasi B

MTs Miftahul Huda (atau yang lebih di kenal dengan sebutan MTs MIFDA NGRECO KANDAT KEDIRI) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan Sekolah Menengah Pertama, yang pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Agama. Pendidikan di MTs Mifda Ngreco Kandat dapat ditempuh dalam waktu 2 atau 3 tahun, karena dengan adanya kelas akselerasi sehingga dapat memacu semangat belajar siswa. Lulusan MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri dapat melanjutkan pendidikan ke Madrasah Aliyah atau Sekolah Menengah Atas bahkan beberapa di antaranya dapat masuk di sekolah SBI Mandiri. Kurikulum yang diterapkan di MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri adalah kurikulum KTSP. Madrasah ini mempunyai mutu yang tinggi dengan beberapa program unggulan dan mampu mencetak generasi yang Islami dan berwawasan global dengan membekali siswa Imtaq, Iptek, Adab dan Skill.

Madrasah Diniyah Salafiyah sebagai cikal bakal MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri berdiri pada tahun 1980. dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Hasyim Asy’ari Ngreco Kandat Kabupaten Kediri sebagai Lembaga Pendidikan yang mengimplementasikan Pesantren Salaf yang berkonsentrasi membina ahlaq spesialis santri dalam perjalananya kurang berkembang dan di kelolah secara tradisional. Pada tahun 1970 Madrasah Diniyah Salafiyah berubah menjadi lembaga pendidikan formal yang bernama MI MIFDA Ngreco Kandat dan kemudian pada tahun 1980 berdiri MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri. Sebagai lembaga pendidikan formal dibawah binaan Ma’arif Cabang Kabupaten Kediri MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri dipimpin oleh Bapak Mahmud Said (Alm). Adapun Kepala Madrasah yang pernah menjabat di MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri adalah sebagai berikut :

Periode
Nama Kepala Madrasah
1980 s/d 1982
Bapak Mahmud Said (Alm)
1982 s/d 1983
Bapak Ahmad Djamil, BA (Alm)
1983 s/d 1985
Bapak Samidi, BA (Alm)
1985 s/d 1989
Bapak Asfahani Arba, BA
1989 s/d 1996
Bapak Drs. Imam Mujahid
1996 s/d 2003
Bapak Abdurrohman, BA (Alm)
2003 s/d 2007
Bapak Drs. Muhyi (Alm)
2007 s/d 2010
Bapak Drs. H. Abdullah Rosyad, M.Pd.I
2010 s/d 2013
Bapak Drs. Hari Widyanto, M.Pd.I
2013 s/d Sekarang
Bapak Moh. Mujib Zunari, M.Pd.I

Melalui Perjuangan, do’a, dan kerja keras Bapak Abdurrohman, BA pada Tahun 2001 MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri mulai dilirik warga sekitar kecamatan Kandat, dari 6 Kelas, pada tahun 2001 MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri berhasil mendapat 2 kelas untuk kelas 7. Agar kepercayaan masyarakat dapat dipertahankan, maka pada tahun 2003 dilakukan suksesi kepemimpinan di MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri dari Bapak Abdurrohman, BA kepada Bapak Drs. Muhyi, M.Pd.I.

Pada tahun 2003 seluruh Staf, dewan Guru dan Pimpinan bersepakat bahwa untuk bisa eksis MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri harus merubah paradigma dari Madrasah yang dikelola secara tradisional menjadi Madrasah  yang dikelolah secara modern dan terbuka. Pada tahun 2003 akhirnya MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri dapat meraih Juara harapan Lomba LLSS tingkat Provinsi.

Pada tahun 2004 terjadi suksesi kepemimpinan dari Bapak Drs. Muhyi M.PdI ke Bapak Drs. H. Abdullah Rosyad, M.Pd.I,  pada tahun itu juga MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri berhasil naik Peringkat di lombah LLSS dari juara harapan menjadi juara 3 Provinsi Jatim. Mulai tahun 2004 itu Jumlah  Siswa meningkat secara signifikan 3 kelas pararel selalu didapat dalam setiap PSB.

Pada tahun 2010 MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri merintis sekolah bertaraf Internasional / International Class Program (ICP) dengan binaan SMP Lab School Universitas Negeri Malang, dengan dibukanya ICP jumlah kelas meningkat dari 3 kelas paralel menjadi 5 kelas paralel, 4 kelas ICP dan 1 kelas reguler.

Pada tahun 2012 MTs MIFDA Ngreco Kandat Kediri dibawah kepemimpinan Bapak Drs. Hari Widyanto, M.Pd.I berhasil menjadi Madrasah bertaraf Internasional mandiri dengan didapatkannya sertifikat Madrasah Internasional dengan ID 276 dari University of Cambridge International  Examination.